February 24, 2024

PDTII

Perkumpulan Dosen Tarbiyah Islam Indonesia

Tiga Pengurus Besar PDTII Presentasi di Aicis 2024

2 min read

Tiga Pengurus besar PDTII Perkumpulan Dosen Tarbiyah Islam Indonesia terpilih untuk presentasi di AICIS. Dr. Muhammad Anas Ma’arif, M.Pd as Chair Confrence Invited Panel Nazhruna Jurnal Pendidikan Islam, Akhmad Sirojuddin, M.Pd.I as Invited Panel dengan tema “Moderasi di Madrasah Modern”, dan Dr. Syaroni Hasan, M.Pd.I Tema Moderasi Berbasis Tasawuf di Pesantren.
Annual International Conference on Islamic Studies (AICIS) adalah kegiatan conference tahunan yang diadakan oleh Kemenag. Confrenace ini menyeleksi 2.500 paper dan yang dipilih hanya 180 artikel terbaik yang akan dipresentasikan, yang terdiri dari Invited Panel (dari jurnal terpilih di AICIS) Open Panel dan Extended Panel. AICIS 2024 tahun ini mengusung tema “Redefining The Roles of Religion in Addressing Human Crisis: Encountering Peace, Justice, and Human Rights Issues“, sebagai respons terhadap krisis kemanusiaan global yang terjadi di beberapa belahan dunia, seperti Timur Tengah dan Ukraina.

Chair Muhammad Anas Maarif yang memandu acara ini, seorang pakar pendidikan dan peneliti terkemuka, memimpin acara dengan penuh semangat. Beliau, yang juga menjabat sebagai editor Jurnal Nazhruna Pendidikan Islam, membahas berbagai aspek penting dalam pengembangan pendidikan Islam modern.

Ia berharap kepada pembahas agar memberikan masukan atas paper dari presenter sehingga acara ini tidak hanya menjadi platform untuk berbagi pengetahuan tetapi juga memotivasi para akademisi dan praktisi pendidikan untuk terus berkontribusi pada pembaruan dan peningkatan kualitas pendidikan Islam di masa mendatang dan akan memberikan kualitas tulisan presenter di Jurnal Nazhruna.

Dalam bagian lain konferensi, Moch. Sya’roni Hasan dan Mujahidin dari STIT Al-Urwatul Wutsqo Jombang membahas internalisasi nilai-nilai Tasawuf untuk pembentukan sikap moderat. Mereka menyoroti peran nilai-nilai berbasis Sufi dalam menumbuhkan toleransi dan moderasi, terutama dalam budaya Pesantren. Studi yang dilakukan di Al Urwatul Wutsqo Jombang memberikan pemahaman mendalam tentang pentingnya nilai-nilai Tasawuf dalam menghadapi tantangan ekstremisme.

Akhmad Sirojuddin dari Universitas Islam Malang menyajikan materi tentang Strategi Pengembangan Karakter Islam Moderat di Madrasah Standar Internasional. Dalam presentasinya, Akhmad Sirojuddin menjelaskan strategi kunci, termasuk pentingnya kurikulum holistik, pelatihan guru, kegiatan ekstrakurikuler, dan kerjasama dengan komunitas lokal dan internasional. Poin-poin tersebut dianggap sebagai langkah integral dalam mengembangkan karakter Islam moderat di lingkungan pendidikan yang berskala internasional.


Please follow and like us:
Pin Share

Leave a Reply

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.
RSS
Follow by Email